Sabtu, 30 Juli 2011

SULAP


Banyak orang yang beranggapan bahwa sulap merupakan sebuah tipuan, tapi menurut saya sulap itu merupakan sarana untuk menyampaikan pesan, memberikan kesan heran, menghibur penonton, serta membuat mereka berpikir bagaiman orang bisa melakukan hal tersebut.
Sulap merupakan sebuah misteri dan misteri itulah yang membuat sulap selalu berkembang dan menarik untuk ditonton. Sementara itu, seorang pesulap dituntut untuk mematuhi kode etik sebagai seorang pesulap.
Sebagai sebuah seni, sulap merupakan gabungan dari berbagai unsur seni yang ada seperti seni tari, musik, rupa, psikologi dan lain-lain. Sulap juga merupakan gabungan dari ilmu fisika, matematika, kimia, biologi, psikologi dan lain-lain.

Secara umum sulap dibagi menjadi 3 kategori, berikut merupakan kategori-kategori tersebut :
1. grand illusion
Grand illusion biasanya disebut dengan stage magic. Biasanya grand illusion dimainkan diatas panggung yang besar dan menggunakan alat-alat berat seperti yang dilakukan David Copperfield dalam pertunjukkan levitationnya atau sulap melayangnya seperti superman, atau laser cut body yang membelah tubuhnya menjadi 2 dengan menggunakan gergaji yang besar.

2. close up magic
Permainan sulap jarak dekat, biasanya dimainkan dijalan seperti David Blaine. Close up magic membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian dalam memainkannya. Sulap kategori ini merupakan sulap yang simple yang dapat dimainkan dengan benda sehari-hari seperti kartu, korek api, koin, balon, pulpen, rokok, tali, kain , peniti dan lainnya.

3. Parlour Magic
Memiliki kesamaan seperti grand illusion yaitu permainan yang dimainkan diatas panggung, tetapi permainan yang dimainkan dalam kategori ini tidak menggunakan alat-alat berat. Efek sulap ini biasanya ceria dan mengajak penonton yang menonton ikut bersemangat, alat yang digunakan biasanya kartu, tongkat, kain, bahkan burung yang dimunculkan dari sapu tangan. Contoh pesulap yang mungkin dikenal oleh masyarakat kita adalah Rommy Rafael(sewaktu berumur 17tahun sebelum menjadi hypnotist). sulap ini memberikan efek visual yang dapat dimengerti oleh anak-anak dan sekarang perkembangannya telah menggunakan teknologi seperti perpaduan menggunakan tv plasma.

Sekarang kita akan membahas sedikit tentang aliran-aliran sulap yang ada :
1. Mentalism
Sulap yang menggunakan keterampilan berpikir seperti yang dilakukan Deddy Corbuzier dalam telekinetisnya membengkokan benda logam serta kemampuan membaca pikiran maupun memprediksikan masa depan.
2. Escapetology
Mempertunjukan kelihaian seseorang dalam melepaskan diri dari belenggu ikatan maupun bahaya seperti yang dilakukan oleh Bapak sulap kita Harry Houdini.
3. Cardician
Kemahiran memainkan kartu dalam segala bentuk.
4. Bizzare
Pesulap yang menggunakan cerita-cerita dalam segala bentuk permainannya untuk menambahkan efek dalam pertunjukan.
5. Sleight of Hand
Pesulap yang mengandalkan kecepatan tangannya untuk melakukan aksi sulap menghilangkan dan memunculkan benda dalam sekejap.
6. Tricks
Menggunakan peralatan sulap untuk mendapatkan sebuah efek keajaiban.
7. Illusion
Kemampuan pesulap membuat efek ilusi seolah-olah menjadi nyata seperti yang dilakukan oleh David Copperfield dan Demian Aditya.
8. Pick Pocket
Kemampuan pesulap untuk mencuri barang-barang yang ada tapi bukan bermaksud mencurinya hanya sekedar sebagai hiburan saja, sperti yang dilakukan oleh Bow Vernon dan Edo Shadow.
9. Ventriloquism
Kemampuan untuk membuat efek suara boneka seolah-olah boneka tersebut hidup dan dapat berbicara seperti yang dilakukan Ria Ernes tapi sayang sulap jenis ini kurang populer tapi justru menurut saya sulap inilah yang memiliki efek lucu dan paling sulit untuk dipelajari.
10. Gospel Magic
Mungkin jarang kita mendengar istilah dari gospel magic. Apa itu Gospel Magic? Gospel magic merupakan penyebaran ajaran agama(Injil khususnya), pengaplikasian suatu firman Tuhan dengan menggunakan sulap. Gospel magic dapat membuktikan bahwa sulap itu bukanlah hal yang bersifat magis karena sulap pada gospel magic ditujukan untuk menyebarkan kebaikkan dimana dengan sulap kita dapat mengaplikasikkan sesuatu dengan suguhan yang berbeda dan menarik. Di dalam sulap memiliki beberapa prinsip efek, prinsip efek inilah yang digunaka oleh pesulap untuk membuat keajaiban, beberapa pesulap saat ini banyak yang tidak mengerti apa saja dan dari mana asal permainan mereka.
Di sini saya akan mencoba menjelaskan mengenai prinsip efek :

1. Production (Appearance, creation, multiplication) = memunculkan, melipatgandakan
2. Vanish (Disappearance, obliteration) = menghilangkan
3. Transposition (Change in location) = memindah-tempatkan
4. Transformation (Change in appearance, character or identity) = seperti effect bill switch
5. Penetration (One solid through another) = tembus 2 benda solid
6. Restoration (Making the destroyed whole) = mengutuhkan kembali
7. Animation (Movement imparted to the inanimate) = seperti effect card symbol movement
8. Anti-Gravity (Levitation and change in weight) = melawan hukum gravitasi
9. Attraction (Mysterious adhesion) = menyuguhkan perilaku tidak sewajarnya
10. Sympathetic Reaction (Sympathetic response) = menimbulkan perhatian dari audience
11. Invulnerability (Injury proof) = kekebalan
12. Physical Anomaly (Contradictions, abnormalities, freaks) = abnormal / keajaiban alam
13. Spectator Failure (Magicians' challenge) = tantangan
14. Control (Mind over the inanimate) = menggerakkan benda
15. Identification (Specific discovery) = mengenali barang dengan petunjuk yang minim / tanpa sama sekali
16. Thought Reading (Mental perception, mind reading) = membaca pikiran
17. Thought Transmission (Thought projection and transference) = seperti effect transfer soda
18. Prediction (Foretelling the future) = menebak masa depan
19. Extra-Sensory Perception (Unusual perception, other than mind) = sixth sense
20. Feats or skill or special training = seperti perform sirkus, bartender trick


Dan ini merupakan beberapa prinsip method dari sulap :
1. Palm: Untuk menahan objek dalam rupanya tangan kosong.
2. Ditch: Untuk diam-diam membuang objek yang tidak diperlukan.
3.Mencuri: Untuk diam-diam mendapatkan obyek yang dibutuhkan....
4. Load: Untuk diam-diam memindahkan objek yang diperlukan ke tempat tersembunyi.
5. Simulasi: Untuk memberikan kesan bahwa sesuatu yang belum terjadi, telah terjadi.
6. Penyesatan: Untuk memimpin perhatian dari bergerak rahasia.
7. Switch: Untuk diam-diam pertukaran satu objek yang lain.

Nah setelah kita membahas tentang sulap beserta prinsip-prinsipnya terbukti bahwa sulap bisa dijelaskan secara ilmiah dan bukan merupakan kekuatan magis. Sekian
BACA Selengkapnya

Jumat, 29 Juli 2011

KAMUS TEMBUNG JAWA NGOKO – KRAMA


Bismillahirrahmanirrahim,

Kamus Tembung Jawa Ngoko-Krama Madya-Krama Alus ini dibuat untuk memudahkan siapa saja yang berniat berbahasa jawa sesuai dengan adat dan sopan santun yang berlaku. Sebagai sebuah aplikasi komputer, kamus ini juga memberikan kemudahan kepada penggunanya untuk mencari kata dalam bahasa ngoko untuk kemudian dapat diterjemahkan secara cepat.
Kelebihan dari kamus ini adalah: simpel, mudah digunakan oleh siapa saja, ukuran file yang kecil dan tidak membebani memori serta harddisk, bisa digunakan oleh komputer dengan spesifikasi lawas ataupun rendah (komputer tua), kontennya bisa diedit dan ditambah sesuai dengan keinginan penggunanya, tidak ada proteksi database.
Selain itu, kamus ini memang sengaja digratiskan (sebagai free software) dengan tujuan untuk mewujudkan kecintaan terhadap budaya daerah sendiri yang konon mulai luntur dan pudar. Saya akui sendiri bahwa saya adalah bagian dari anak-anak muda yang sudah kehilangan Jawanya (kelangan jawane). Sebelum terlanjur punah ataupun dirampok mentah-mentah oleh bangsa lain, maka sudah selayaknya kita berbuat yang terbaik bagi negeri sendiri, khususnya bagi pelestarian budaya Jawa.

Fasilitas utama program Kamus Tembung Jawa
ini adalah :
· Ukuran yang cukup kecil
· Sederhana dan antarmuka yang mudah
· Pencarian kata yang cepat
· Pencarian otomatis antara bahasa Jawa dan Indonesia
· Smart Find
· Penambahan kata-kata baru

Oke, untuk anda yang ingin memiliki kamus ini secara gratis DOWNLOAD DI SINI
BACA Selengkapnya

PENGGOLONGAN BAHASA JAWA

Orang Jawa memiliki bahasa yang beragam dan bermacam-macam, maka sangat disayangkan apabila bahasa Jawa yang beragam ini ditinggalkan begitu saja karena pengaruh globalisasi. Oleh karena itu, saya di sini ingin mengajak anda sekalian untuk melestarikan budaya Jawa khususnya untuk bahasa Jawa dengan cara minimal kita mengenal pengelompokan bahasanya. Sebenarnya bahasa Jawa dapat digolongkan sebagai berikut :

Menurut wujudnya, bahasa Jawa dapat dibedakan menjadi 3 wujud, yaitu :

a. Bahasa Lisan
b. Bahasa Tulisan
c. Bahasa Isyarat


Penggolingan Bahasa Jawa dari konteks sopan santun dapat digolongkan secara global, menjadi :

a. NGOKO
b. KRAMA MADYA
c. KRAMA INGGIL


Sebetulnya masing-masing kategori diatas masih ada sub kategori yang cukup 'njlimet' jika kita ingin menggali lebih jauh. Katakanlah ada referensi yang menyebutkan pembagiannya menjadi lima, sebagaimana ditulis di buku The religion of Java yang disusun berdasarkan penelitian Clifford Geertz: ada 5 tingkatan: krama inggil, krama biasa, krama madya, ngoko madya dan ngoko biasa. Tetapi pada referensi lain menyebutkan ada 6 tingkatan yaitu: Ngoko, Ngoko andhap, Madhya, Madhyantara, Kromo, Kromo Inggil.Bahkan ada pula yang menyebutkan sampai berlapis-lapis seperti: Ngoko,Ngoko Andap (terdiri dari Antya Basa, Basa Antya), Basa Madya (Madya Ngoko, Madyantara, dan Madya Krama), Basa Krama(Krama Lugu, Muda Krama, Wreda Krama), Krama Inggil. Ditambah di luar penggolongan itu seperti:Krama Desa, Basa Kasar, Basa Bagongan Kedaton, dan sebagainya.


Penjelasan

a. Bahasa Ngoko
Bahasa yang digunakan sehari-hari dikalangan orang-orang sebaya ( seumuran ). Karena sedikit saja beda umur sudah beda juga bahasa yang digunakan.
Contoh:
Aku lagi mangan = Aku sedang makan
Kowe tangi turu durung raup kok langsung mangan = Kamu bangun tidur belum cuci muka kok langsung makan
Deweke mangan lawuh endog goreng = Dia makan dengan lauk telur goreng

b. Bahasa Krama madya
Bahasa yang digunakan sehari-hari untuk komunikasi dengan orang yang lebih tua
Contoh:
Kulo bade adus = Saya akan mandi
Sampeyan bade kesah wonten pundi = Kamu akan pergi kemana
Piyambake mboten wonten mriki = Dia tidak ada disini

c. Bahasa Krama Inggil
Bahasa krama yang sangat halus, biasanya digunakan untuk komunikasi dengan orang yang memiliki kedudukan atau untuk pidato dihadapan orang banyak.
Contoh:
Kulo nyuwun agunge pangapunten = Saya mohon maaf yang sebesarnya
Panjenengan kersa ingkang pundi = Kamu ingin yang mana
Panjenenganipun sampun yuswa 70 = Dia sudah berumur 70

Sekian.....semoga bahasa Jawa tetap lestari..
BACA Selengkapnya