TOLONG ANDA KLIK DI BAWAH INI
minum-minuman keras, tentu saja itu bukan pola hidup sehat.
Makanan: Sumber Kesehatan Sekaligus Sumber Penyakit
Fakta menunjukkan bahwa orang-orang zaman dulu memiliki tubuh yang sehat. Padahal, waktu itu belum ada teori mengenai pengertian pola hidup sehat. Anehnya, mereka justru jarang terkena penyakit dan berusia relatif lebih panjang ketimbang manusia masa kini. Sebaliknya, di zaman modern seperti sekarang ini, banyak orang meninggal di usia muda dengan berbagai komplikasi penyakit. Menurut data WHO, tujuh puluh persen kematian dini disebabkan oleh penyakit jantung, stroke, kanker, dan diabetes. Separuh dari jumlah tersebut terkait dengan pola makan yang buruk. Jadi, dapat disimpulkan bahwa pola makan modern merupakan pemicu utama timbulnya penyakit-penyakit degeneratif seperti kanker, serangan jantung, stroke, dan sebagainya. Beberapa pola makan modern yang tidak sesuai dengan pengertian pola hidup sehat antara lain:
1. Terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat dan lemak serta kurang mengonsumsi serat.
2. Sering menyantap fast food (makanan cepat saji) yang banyak mengandung pengawet, penyedap rasa, lemak, dan kalori kosong.
3. Kebiasaan ngemil berlebihan.
Olahraga Penunjang Kesehatan
Setelah makanan, olahraga juga menentukan tingkat kesehatan kita. Orang yang gemar berolahraga akan memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik, sehingga jarang terkena serangan penyakit. Di samping itu, ada beberapa manfaat olahraga yang lain, yaitu:
1. Aktivitas olahraga dapat memperlancar aliran darah ke otak. Ini diyakini akan meningkatkan daya pikir serta menghindarkan diri dari lemot (lemah otak).
2. Dengan berolahraga secara teratur, metabolisme dan regenerasi sel-sel tubuh kita akan terjadi lebih cepat, sehingga kita jadi awet muda.
3. Olahraga teratur dengan cara yang tepat akan menjaga postur tubuh kita tetap langsing dan terhindar dari tumpukan lemak sumber penyakit.
4। Wajah awet muda dan tubuh langsing karena rajin berolahraga membuat rasa percaya diri kita meningkat.
Gaya Hidup Menentukan Kesehatan
Gaya hidup juga menentukan tingkat kesehatan Anda. Beberapa gaya hidup yang dapat merusak kesehatan Anda:
• Merokok
Konon, ada 4000 macam racun yang terkandung dalam sebatang rokok. Racun-racun yang utama adalah zat kimia, nikotin, tar, timah hitam, dan gas karbonmonoksida.
• Minum-minumankeras
Menurut WHO, mengonsumsi minuman keras dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Dampak negatif minuman beralkohol bahkan mengalahkan dampak negatif narkoba (opium, kokain, dan lain-lain).
Dalam majalah Medicine Internasional, disebutkan segudang efek buruk mengonsumsi minuman keras, berupa gangguan tenggorokan dari mulai radang, pendarahan, hingga yang terburuk adalah kanker tenggorokan.
Selain itu, minuman beralkohol juga mengakibatkan radang pankreas, wasir, liver, gangguan pencernaan, gangguan pernafasan, serta berbagai penyakit lain yang berujung pada kematian.
• Terlalu banyak mengkonsumsi obat kimia
Sesungguhnya, obat bukanlah solusi untuk sehat. Obat kimia dalam resep dokter maupun obat-obatan yang dijual bebas di warung sejatinya hanya meredakan gejala, namun tidak mengobati penyakit.
Jika dikonsumsi terus-menerus, obat-obatan kimia dalam jangka panjang akan menimbulkan sejumlah efek samping seperti gangguan hati, ginjal, dan jantung. Komplikasi berbagai penyakit ini dapat berujung pada kematian.
Tips Pola Hidup Sehat
1. Kurangi makanan berlemak tinggi, seperti mentega, margarine, dan santan. Lebih baik dapatkan asupan lemak alami dari kacang-kacangan atau biji-bijian. Lupakan jeroan, otak, makanan berkuah santan kental, kulit ayam dan kuning telur. Pilihlah daging tanpa lemak, makanan berkuah bening, susu rendah lemak, susu kedelai, yogurt, putih telur, dan ikan sebagai sumber protein yang baik
2. Sedapat mungkin hindari bahan pangan atau bahan pengawet yang dalam jangka panjang dapat menjadi pemicu kanker.
3. Pilih makanan atau minuman yang berwarna putih alami (bukan di-bleach). Gunakan pewarna dari bahan makanan misalnya warnet coklatnya dari bubuk coklat, merahnya strowbery, kuningnya kunyit, dan hijaunya daun suji. Jangan menambahkan saus, kecap, garam dan bumbu-bumbu penyedap secara berlebihan. Perbanyak makan buah dan sayuran.
4. Teknik pengolahan makanan juga mempengaruhi mutu makanan. Pilih makanan dengan metode memasak dikukus, direbus,
atau ditumis dengan sedikit minyak.
5. Perbanyak minum air putih, mineral 8 gelas sehari, hindari minuman beralkohol, bersoda dan minuman dengan kandungan gula dan kafein tinggi. Jus sayuran dan buah baik untuk menjaga dan memelihara kesehatan tubuh.
Makanan Bergizi Seimbang
Makanan bergizi seimbang adalah makanan beraneka ragam yang dikonsumsi dalam satu hari yang mengandung zat tenaga, zat pembangun, dan zat pengatur sesuai dengan kebutuhan tubuh. Zat tenaga berasal dari karbohidrat dan lemak. Sumber karbohidrat: beras, sagu, jagung, ubi, singkong, roti, sukun, gula murni, dan padanannya. Zat pembangun dari protein. Sumber protein hewani: daging, ikan, ayam, hati, telur, susu, dan hasil olahannya. Sumber protein nabati: tempe, tahu, kacang-kacangan dan padanannya. Zat pengatur dari vitamin dan mineral. Sumber vitamin dan mineral banyak pada sayuran dan buah-buahan.
Akibat Tidak Mendapat Gizi Seimbang
Selain gizi kurang dan gizi buruk, maka gizi lebih merupakan suatu hal yang sering terjadi pada orang yang berisiko yaitu pada orang yang tidak hidup sehat. Gizi lebih adalah konsumsi makanan melebihi dari yang dibutuhkan. Terutama lemak dan makanan dari gula murni. Gizi lebih dapat berakibat pada kegemukan (obesitas). Untuk itu, bagi yang mempunyai faktor berisiko, segera kurangi jenis makanan yang:
Mengandung banyak lemak jenuh dan garam seperti keripik singkong, keripik kentang, pop corn, dan lain-lain
Berbahan dasar minyak dan lemak seperti mentega, minyak goreng, dan lain-lain
Berbahan dasar gula seperti sirup, slei, dan lain-lain
Minuman yang kurang sehat seperti kopi, teh, alkohol, dan soft drink.
Gaya hidup juga menentukan tingkat kesehatan Anda. Beberapa gaya hidup yang dapat merusak kesehatan Anda:
• Merokok
Konon, ada 4000 macam racun yang terkandung dalam sebatang rokok. Racun-racun yang utama adalah zat kimia, nikotin, tar, timah hitam, dan gas karbonmonoksida.
• Minum-minumankeras
Menurut WHO, mengonsumsi minuman keras dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Dampak negatif minuman beralkohol bahkan mengalahkan dampak negatif narkoba (opium, kokain, dan lain-lain).
Dalam majalah Medicine Internasional, disebutkan segudang efek buruk mengonsumsi minuman keras, berupa gangguan tenggorokan dari mulai radang, pendarahan, hingga yang terburuk adalah kanker tenggorokan.
Selain itu, minuman beralkohol juga mengakibatkan radang pankreas, wasir, liver, gangguan pencernaan, gangguan pernafasan, serta berbagai penyakit lain yang berujung pada kematian.
• Terlalu banyak mengkonsumsi obat kimia
Sesungguhnya, obat bukanlah solusi untuk sehat. Obat kimia dalam resep dokter maupun obat-obatan yang dijual bebas di warung sejatinya hanya meredakan gejala, namun tidak mengobati penyakit.
Jika dikonsumsi terus-menerus, obat-obatan kimia dalam jangka panjang akan menimbulkan sejumlah efek samping seperti gangguan hati, ginjal, dan jantung. Komplikasi berbagai penyakit ini dapat berujung pada kematian.
Tips Pola Hidup Sehat
1. Kurangi makanan berlemak tinggi, seperti mentega, margarine, dan santan. Lebih baik dapatkan asupan lemak alami dari kacang-kacangan atau biji-bijian. Lupakan jeroan, otak, makanan berkuah santan kental, kulit ayam dan kuning telur. Pilihlah daging tanpa lemak, makanan berkuah bening, susu rendah lemak, susu kedelai, yogurt, putih telur, dan ikan sebagai sumber protein yang baik
2. Sedapat mungkin hindari bahan pangan atau bahan pengawet yang dalam jangka panjang dapat menjadi pemicu kanker.
3. Pilih makanan atau minuman yang berwarna putih alami (bukan di-bleach). Gunakan pewarna dari bahan makanan misalnya warnet coklatnya dari bubuk coklat, merahnya strowbery, kuningnya kunyit, dan hijaunya daun suji. Jangan menambahkan saus, kecap, garam dan bumbu-bumbu penyedap secara berlebihan. Perbanyak makan buah dan sayuran.
4. Teknik pengolahan makanan juga mempengaruhi mutu makanan. Pilih makanan dengan metode memasak dikukus, direbus,
atau ditumis dengan sedikit minyak.
5. Perbanyak minum air putih, mineral 8 gelas sehari, hindari minuman beralkohol, bersoda dan minuman dengan kandungan gula dan kafein tinggi. Jus sayuran dan buah baik untuk menjaga dan memelihara kesehatan tubuh.
Makanan Bergizi Seimbang
Makanan bergizi seimbang adalah makanan beraneka ragam yang dikonsumsi dalam satu hari yang mengandung zat tenaga, zat pembangun, dan zat pengatur sesuai dengan kebutuhan tubuh. Zat tenaga berasal dari karbohidrat dan lemak. Sumber karbohidrat: beras, sagu, jagung, ubi, singkong, roti, sukun, gula murni, dan padanannya. Zat pembangun dari protein. Sumber protein hewani: daging, ikan, ayam, hati, telur, susu, dan hasil olahannya. Sumber protein nabati: tempe, tahu, kacang-kacangan dan padanannya. Zat pengatur dari vitamin dan mineral. Sumber vitamin dan mineral banyak pada sayuran dan buah-buahan.
Akibat Tidak Mendapat Gizi Seimbang
Selain gizi kurang dan gizi buruk, maka gizi lebih merupakan suatu hal yang sering terjadi pada orang yang berisiko yaitu pada orang yang tidak hidup sehat. Gizi lebih adalah konsumsi makanan melebihi dari yang dibutuhkan. Terutama lemak dan makanan dari gula murni. Gizi lebih dapat berakibat pada kegemukan (obesitas). Untuk itu, bagi yang mempunyai faktor berisiko, segera kurangi jenis makanan yang:
Mengandung banyak lemak jenuh dan garam seperti keripik singkong, keripik kentang, pop corn, dan lain-lain
Berbahan dasar minyak dan lemak seperti mentega, minyak goreng, dan lain-lain
Berbahan dasar gula seperti sirup, slei, dan lain-lain
Minuman yang kurang sehat seperti kopi, teh, alkohol, dan soft drink.













